6 Saat Masa MPASI Bolehkah Mengonsumsi Smoothies dr.Juwalita Re.juve

Pentingnya Mengenalkan MPASI untuk Tumbuh Kembang Bayi

MPASI merupakan singkatan dari Makanan Pendamping ASI. MPASI diberikan kepada bayi setelah usia 6 bulan saat bayi sudah mulai belajar untuk mengenal rasa serta bentuk makanan selain ASI. Pemberian MPASI berguna agar asupan nutrisi pada bayi dapat tercukupi. Pengenalan MPASI bisa dimulai dengan mengenalkan buah dan sayur kepada bayi karena rasa dan bentuknya yang mudah dikenali serta warnanya menarik.

Menurut World Health Organization (WHO), saat bayi tumbuh dan menjadi lebih aktif, penting sekali untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya, tidak hanya lewat pemberian ASI saja. Adanya makanan pendamping selain ASI memiliki fungsi sebagai pengisi kesenjangan antara total kebutuhan gizi anak dan jumlah yang disediakan oleh ASI. Semakin besar usia Si Kecil, semakin besar pula kebutuhan nutrisinya selama MPASI. 

Beberapa penelitian juga menginformasikan bahwa konsumsi MPASI harus melibatkan sumber protein nabati terbaik seperti olahan kacang kedelai, alpukat,  pisang, sayur bayam hingga brokoli. Karena produk nabati tersebut tidak mengandung kolesterol dan minim asam amino

Panduan MPASI Menurut WHO

Dikutip dari orami.co.id, dalam panduan yang diberikan oleh World Health Organization (WHO), bayi sebaiknya diberikan ASI selama minimal 4 bulan, namun jika memungkinkan minimal selama 6 bulan pertama. WHO memperbolehkan pemberian MPASI dini antara usia 4-6 bulan dengan catatan, yaitu:

  1. Berat badan anak tidak cukup bertambah walaupun sudah diberikan ASI
  2. Anak sudah diberikan ASI sesering mungkin tapi masih terus menunjukkan tanda kelaparan

Nah, apabila bayi tidak mengalami hal tersebut, hindarilah MPASI yang terlalu dini dan berikan MPASI dini jika dokter anak sudah mengizinkan. Tetap susui Si Kecil sampai usia 2 tahun untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. 

Ada beberapa hal yang bisa Bunda lakukan dalam mengenalkan MPASI sesuai dengan panduan WHO, seperti MPASI yang diberikan harus kaya nutrisi dan energi, pastikan aman dan bersih, serta berikan MPASI yang mudah diolah, dan juga rasa dan bentuknya yang mudah dikenali Si Kecil. Sehingga, ketika masa MPASI sudah mulai, anak jadi mudah mengenali ragamnya dan ini memungkinkan Bunda untuk mengetahui apakah anak memiliki alergi atau selera tertentu.

Rekomendasi Re.juve Smoothies untuk MPASI Si Kecil

Pertanyaan untuk Dokter Juwalita

Pemberian MPASI perlu diberikan dalam bentuk pengenalan kepada Si Kecil agar ia menjadi terbiasa namun, apakah boleh pengenalan MPASI dalam bentuk Re.juve varian Smoothies? Karena salah satu bahannya adalah pisang yang juga merupakan salah satu bahan MPASI.

Jawaban dari Dokter Juwalita

Menurut spesialis ahli gizi, dr.Juwalita, mengatakan Smoothies Re.juve memang mengandung buah-buahan segar seperti pisang dan alpukat, yang juga ditambahkan oatmeal, selai kacang, serta whey protein. Akan tetapi bila kita mengacu kepada prinsip pemberian MPASI, maka sebenarnya komposisi yang ada pada smoothies tersebut kurang sesuai

Pemberian MPASI harus mengikuti 4 prinsip, yaitu tepat waktu, adekuat, aman, dan benar. Prinsip adekuat di sini menjadi tidak terpenuhi, karena seharusnya MPASI mengandung seluruh komponen zat gizi makro dan mikro, yang mana zat gizi mikro yang perlu dikejar dalam MPASI adalah vitamin D, zat besi, dan seng yang memang kadarnya sudah sangat menurun dalam ASI saat bayi berusia di atas 6 bulan. 

Re.juve punya rekomendasi Smoothies yang aman untuk MPASI Si Kecil, seperti Chocolate High Smoothies dan Avocacao High Smoothies. 

1. Chocolate High Smoothies 

Chocolate High Smoothies memiliki kandungan pisang yang enak dan sehat. Chocolate High Smoothies tinggi vitamin E dan D, sumber protein, dan sumber serat. Chocolate High Smoothies mempunyai rasa yang mudah dikenali oleh Si Kecil yakni pisang dan cokelat.

2. AvoCacao High Smoothies

Kalau Chocolate High Smoothies mengandung pisang, Avocacao High Smoothies menggunakan alpukat yang segar dan sehat. Alpukat terkenal karena rasanya yang manis dan tekstur buah yang lembut, cocok untuk Si Kecil mengenal rasa serta tekstur buahnya. Avocacao High Smoothies tinggi vitamin C, serat, dan kalsium.

Tentang Dokter Juwalita

Dr Juwalita
dr. Juwalita

dr. Juwalita Surapsari, M. Gizi, Sp. GK merupakan seorang dokter spesialis gizi lulusan Ilmu Gizi Klinik Universitas Indonesia yang  melakukan praktek di Rumah Sakit Pondok Indah, Rumah Sakit Pelni, dan Prodia Healthcare Bintaro. Saat ini, beliau berperan aktif dalam menyuarakan pentingnya nutrisi dan gizi untuk tubuh, serta menyuarakan gaya hidup sehat di berbagai media

Karena kecintaannya dengan gizi dan nutrisi di makanan berhasil meraih gelar sebagai penghargaan Poster Presentation Award Winner International Symposium on Clinical Metabolism and Clinical Nutrition.