12 Naikkan Trombosit dengan Buah Bit Mitos atau Fakta dr.Juwalita Re.juve

Turunnya trombosit dalam tubuh ternyata dapat menimbulkan keadaan di mana sistem sirkulasi darah bisa di bawah normal. Dikutip dari alodokter.com, jumlah trombosit normal dalam darah adalah 150.000-450.000 sel per mikroliter darah. Jika jumlah trombositnya kurang, seseorang rentan mengalami kekurangan darah. Ketika trombosit seseorang jumlahnya tidak normal, hal ini dapat mempengaruhi kesehatan.

Dikutip dari hellosehat.com, beberapa jenis penyakit yang dapat ditemukan berkaitan dengan rendahnya trombosit:

1. Trombositosis

Trombositosis adalah penyakit yang diakibatkan oleh produksi trombosit berlebihan dalam darah. Kondisinya terbagi jadi dua jenis, yaitu trombositemia primer dan sekunder. Menurut situs National Heart, Lung, and Blood Institute, yang membedakan kedua istilah tersebut adalah penyebabnya. 

Trombositemia primer adalah gangguan kelebihan trombosit yang penyebabnya tidak diketahui pasti biasanya disebabkan karena sifatnya turunan. Sedangkan trombositosis sekunder biasa terjadi karena ada masalah kesehatan lainnya, seperti TBC, peradangan atau infeksi, atau reaksi obat-obatan tertentu.

2. Trombositopenia

Trombositopenia adalah kelainan trombosit di mana jumlah keping darah terlalu sedikit, yaitu di bawah 150.000 keping trombosit per mikroliter darah. Hal ini dapat terjadi karena adanya gangguan pada sumsum tulang yang berkaitan dengan kondisi tertentu, seperti leukimia atau infeksi virus.

3. Immune Thrombocytopenic Purpura

Immune Thrombocytopenic Purpura (ITP) adalah kondisi di mana tubuh mudah mengalami memar dan perdarahan berlebih. Penyakit ini disebabkan oleh rendahnya jumlah trombosit di dalam darah. Gejalanya dapat berupa, sering memar, mimisan, darah muncul di urine atau feses, dan menstruasi dengan pendarahan berlebih. Nah, biasanya ITP terjadi ketika sistem kekebalan tubuh berbalik menyerang trombosit di dalam darah yang dipicu oleh penyakit infeksi lain, seperti HIV, hepatitis, atau infeksi bakteri H. pylori.

4. Sindrom Bernard Soulier

Penyakit ini disebut sebagai penyakit kelainan trombosit yang sangat langka, di mana terdapat keping darah berjumlah sedikit dan berukuran jauh lebih besar dibanding ukuran normal. Trombosit tidak dapat bekerja dengan baik dalam proses pembekuan darah sehingga orang yang mengalami gejala sindrom ini sama seperti orang dengan gangguan pembekuan darah pada umumnya, yaitu lebih mudah memar dan pendarahan berlangsung lebih lama. 

Rata-rata kasus Sindrom Bernard Soulier disebabkan karena adanya mutasi genetik yang diwariskan oleh orang tua.

Ada cara yang bisa kamu lakukan untuk menaikkan jumlah trombosit dalam tubuh seseorang, yaitu mengonsumsi beet. Beet memiliki zat besi yang dibutuhkan untuk menaikkan keping trombosit dalam tubuh. Rasa tanah bit sangat kuat karena zat gizinya yang tinggi. Kamu bisa cari tahu penjelasan lebih lengkapnya berdasarkan pernyataan dari spesialis ahli gizi kami, yakni dr.Juwalita.

Pertanyaan untuk Dokter Juwalita

Apakah kandungan dari buah bit dapat dikatakan sebagai zat  penambah darah dan trombosit?

Jawaban untuk Dokter Juwalita

Menurut dr.Juwalita, konsumsi buah bit untuk dapat menambah darah atau meningkatkan trombosit memang sudah menjadi hal yang dipercaya sejak dulu, padahal tidak ada penelitian yang menunjang anggapan tersebut. Kandungan yang cukup menonjol dari buah bit adalah nitrat inorganik yang dapat menurunkan tekanan darah, serta berbagai senyawa flavonoid yang merupakan antioksidan sehingga dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah.

Re.juve memiliki kandungan bit yang baik untuk tingkatkan sel darah merah dalam tubuh. Ada banyak varian yang bisa kamu coba seperti berikut ini:

1. Beat That

Perpaduan Beet organik dan Timun organik yang segar dengan Nanas segar dan Apel segar yang bantu mengatur tekanan darah secara alami membuat tubuhmu tetap sehat. Beat That juga kaya vitamin B9 dan K, sumber serat, serta tinggi mangan. 

2. Violet Almond Milk

Kalau kamu suka dengan campuran susu, Re.juve menyediakan varian Almond Milk yang mengandung bit seperti Violet Almond Milk. Violet Almond Milk menyeimbangkan rasa manis dan earthy Bit segar yang mengandung Almond Milk, 100% alami yang bermanfaat untuk menetralkan peredaran darah serta membuatmu lebih kuat karena sel darahmu meningkat. Violet Almond Milk nol kolesterol, tinggi vitamin C dan E, serta sumber fosfor tanpa pemanis buatan.

Tentang Dokter Juwalita

Dr Juwalita
dr. Juwalita

dr. Juwalita Surapsari, M. Gizi, Sp. GK merupakan seorang dokter spesialis gizi lulusan Ilmu Gizi Klinik Universitas Indonesia yang  melakukan praktek di Rumah Sakit Pondok Indah, Rumah Sakit Pelni, dan Prodia Healthcare Bintaro. Saat ini, beliau berperan aktif dalam menyuarakan pentingnya nutrisi dan gizi untuk tubuh, serta menyuarakan gaya hidup sehat di berbagai media

Karena kecintaannya dengan gizi dan nutrisi di makanan berhasil meraih gelar sebagai penghargaan Poster Presentation Award Winner International Symposium on Clinical Metabolism and Clinical Nutrition.